<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2847942571622206469</id><updated>2011-04-29T00:56:29.518-07:00</updated><title type='text'>Selamat Datang di Blog Saya</title><subtitle type='html'>Jantiaman Damanik</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://janstarclock.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2847942571622206469/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://janstarclock.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>StarClock</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11205527809656960967</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_1QGM7j0z_dk/Sb3glRNwLsI/AAAAAAAAAAc/c0qShZp2UKE/S220/jantie.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>8</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2847942571622206469.post-6884027139152349789</id><published>2009-05-14T01:11:00.000-07:00</published><updated>2009-05-14T01:12:23.611-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;color:#ff0000;"&gt;&lt;a href=""&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;b&gt;http://www.komisiGRATIS.com/?id=jancliknick&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;color:#ff0000;"&gt;" target="blank"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:Courier New, Courier, mono;font-size:85%;color:#ff0000;"&gt;&lt;img border="0" src="http://www.komisigratis.com/image/bannerkg3.gif" width="468" height="60" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2847942571622206469-6884027139152349789?l=janstarclock.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://janstarclock.blogspot.com/feeds/6884027139152349789/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://janstarclock.blogspot.com/2009/05/httpwww.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2847942571622206469/posts/default/6884027139152349789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2847942571622206469/posts/default/6884027139152349789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://janstarclock.blogspot.com/2009/05/httpwww.html' title=''/><author><name>StarClock</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11205527809656960967</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_1QGM7j0z_dk/Sb3glRNwLsI/AAAAAAAAAAc/c0qShZp2UKE/S220/jantie.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2847942571622206469.post-2623275045404454388</id><published>2009-03-22T19:00:00.000-07:00</published><updated>2009-03-22T19:02:41.295-07:00</updated><title type='text'>Bagi yang Sedang Berpacaran</title><content type='html'>&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Setiap orang yang berpacaran cepat atau lambat harus mengambil   keputusan! Pada umumnya dilema yang dihadapi sama, yakni memastikan   bahwa kekasih kita adalah pasangan hidup kita yang tepat. Nah,   memastikan inilah yang sering kali menjadi masalah, sebab adakalanya   hari ini kita merasa yakin, besoknya malah merasa bingung. Untuk   mereka yang sedang berpacaran dan termasuk dalam kategori "ya-bing"   (ya yakin, ya bingung), di bawah ini ada beberapa butir petunjuk   yang mudah-mudahan bermanfaat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;PERTAMA&lt;/b&gt;, nikahilah seseorang yang mengasihi Tuhan. Mungkin ada   sebagian Saudara yang berteriak, "Saya tidak setuju! Orangtua saya   adalah orang Kristen, namun pernikahan mereka tidak harmonis."   Kepada Saudara yang berkata demikian, saya menjawab, "Saya setuju   dengan keberatan Saudara!" Tidak dapat dipungkiri, di dunia ini ada   pernikahan Kristen yang harmonis, namun ada pula yang tidak   harmonis. Pernikahan bukan hanya berkaitan dengan hal sorgawi,   pernikahan juga merupakan ajang dimana hal yang sorgawi dijelmakan   dalam interaksi dengan sesama manusia. Di sinilah kita bergumul   karena kita tidak senantiasa hidup dalam kehendak Tuhan yang   menekankan pentingnya hidup damai satu sama lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Namun demikian, izinkan saya sekarang menjelaskan pandangan saya   ini. Dalam &lt;sweb&gt;1Korintus 7:39&lt;/sweb&gt;, Rasul Paulus menyampaikan firman Tuhan   kepada para istri yang suaminya telah meninggal,      &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"... ia bebas kawin dengan siapa saja yang dikehendakinya,       asal orang itu adalah seorang yang percaya."&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);font-size:85%;" &gt;   Menikah dengan sesama orang yang percaya kepada Tuhan Yesus adalah   kehendak Tuhan sendiri. Dengan kata lain, unsur ketaatan memang   diperlukan untuk hidup sesuai dengan kehendak-Nya.  &lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Selain itu, pilihlah pasangan hidup yang bukan sekedar mengaku bahwa   ia seorang Kristen, melainkan seseorang yang mengasihi Tuhan dengan   segenap hati, jiwa, dan akal budinya. Saya dan Santy (istri saya)   tidak berani mengklaim bahwa kami senantiasa mengasihi Tuhan dengan   segenap hati, jiwa, dan akal budi. Namun, kami berani berkata bahwa   kami berupaya untuk senantiasa mengasihi (mengutamakan) Tuhan dengan   segenap hati, jiwa, dan akal budi. Tatkala saya memintanya untuk   kembali ke Indonesia, ia mengalami pergumulan yang berat (adakalanya   masalah ini masih mencuat sampai sekarang) sebab situasi kami saat   itu sudah lebih berakar di Amerika Serikat. Secara manusiawi, kedua   pandangan ini sukar ditemukan karena kami berdua tidak mau   sembarangan menggunakan nama Tuhan untuk mengesahkan keinginan   pribadi masing-masing. Faktor mengasihi Tuhanlah yang akhirnya   menyelesaikan masalah ini. Berbekal keinginan dan tekad untuk hidup   menyenangkan hati Tuhan, Santy memutuskan untuk pulang mendampingi   saya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hati yang rindu menyenangkan hati Tuhan, yang keluar dari kasih kita   kepada-Nya adalah faktor pertama yang harus dimiliki oleh pasangan   kita (sudah tentu oleh kita pula). Keharmonisan dalam pernikahan   bergantung pada kemampuan kita menyesuaikan diri satu sama lain.   Kemampuan kita menyesuaikan diri tidaklah terlepas dari keinginan   untuk menyesuaikan diri; sedangkan keinginan untuk menyesuaikan diri   sering kali harus timbul dari ketaatan kita pada Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;KEDUA&lt;/b&gt;, nikahilah seseorang yang mengasihi diri Saudara. Pasti ada di   antara Saudara yang bergumam, "Sudah pasti ia mengasihi saya, kalau   tidak, mana mungkin ia bersedia menjadi pacar saya sekarang."   Komentar saya untuk tanggapan Saudara adalah, "ya dan tidak", dalam   arti tergantung pada pemahaman kita akan makna kasih itu sendiri.   Dalam salah satu episode kisah "Return of The Condor Heroes", si   Gadis Naga Kecil berkata kepada Yoko, "Asalkan aku dapat bersamamu,   aku akan bahagia." (Saya tidak ingat secara persis kalimatnya, tapi   kira-kira itulah intinya). Sudah tentu ungkapan seperti ini adalah   salah satu akibat dari perasaan kita tatkala sedang mengasihi   seseorang. Namun, ungkapan ini sekali-kali bukanlah kasih itu   sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Saya akan menjelaskan apa yang saya maksudkan. Bedakanlah kedua   makna pernyataan ini. Pertama, "Karena saya mengasihimu, maka saya   ingin hidup bersamamu." Kedua, "Saya ingin hidup bersamamu, oleh   sebab itu pastilah saya mengasihimu." Kedua kalimat ini tidaklah   sama meskipun secara sepintas terdengar serupa. Kalimat pertama   menunjukkan bahwa keinginan hidup bersama timbul dari kasih; jadi   kasih dahulu setelah itu baru muncul keinginan untuk hidup bersama.   Kalimat kedua memperlihatkan bahwa keinginan hidup bersama   mendahului kasih dan kasih seolah-olah dianggap pasti ada, oleh   karena adanya keinginan hidup bersama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Menurut saya, yang sehat adalah yang pertama. Kita mengasihi   seseorang dan karena mengasihinya, kita mulai berhasrat untuk hidup   bersamanya dalam mahligai pernikahan. Namun jika kita tidak berhati-   hati, kita bisa terperangkap dalam kesalahpahaman yang berkaitan   dengan kalimat kedua tadi. Kita bisa saja ingin hidup bersama dengan   seseorang, misalnya karena ia membuat kita bahagia. Sebelum   kehadirannya, hidup kita bak awan mendung dirundung kekecewaan.   Setelah kita bertemu dengannya, hidup kita ceria ibarat rumput yang   diselimuti embun pagi. Reaksi seperti ini tidak selalu salah, tetapi   apabila tidak mawas diri, kita bisa berpikir bahwa kita mengasihi   seseorang, padahal yang terjadi adalah kita senang berada di   dekatnya sebab ia berhasil memenuhi kebutuhan kita atau membawa   perubahan tertentu dalam hidup kita. Saya kira ini bukan kasih.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kasih, sebagaimana yang diajarkan oleh Tuhan kita, dapat disarikan   dalam satu kalimat,     &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia      telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal ...."&lt;br /&gt;(&lt;sweb&gt;Yohanes 3:16&lt;/sweb&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);font-size:85%;" &gt;   Dengan kata lain, kasih bersifat mengutamakan kebutuhan atau   kepentingan orang lain, sebagaimana Tuhan Allah mengaruniakan Anak-   Nya agar kita dapat menikmati hidup yang bebas dari kuasa dan   kutukan dosa. Jadi, nikahilah seseorang yang mengasihi kita, yang   bersedia berkorban demi kebutuhan dan kepentingan kita. Kasihnya   kepada kita diwujudkan dalam kerelaannya mengutamakan kita,   sekurang-kurangnya ia berusaha untuk melakukannya meskipun tidak   sempurna. (Tidak usah saya tekankan lagi, sudah tentu kita pun harus   menjadi orang yang mengasihi dia seperti itu pula, baru kita layak   mengharapkan kasih yang serupa).  &lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;KETIGA&lt;/b&gt;, nikahilah seseorang yang dapat mengasihi dirinya. Secara   sepintas, saran ini bertentangan dengan butir kedua tadi. Bukankah   kalau kita mengutamakan kepentingan orang lain, hal itu berarti kita   mengesampingkan kepentingan pribadi? Betul, kita harus dapat   mengesampingkan kepentingan diri dulu baru bisa mengasihi seseorang   sedemikian rupa, namun ini tidak berarti bahwa kita menjadi orang   yang tidak mengasihi diri kita sendiri. Mengasihi diri hanya   dimungkinkan apabila kita telah mengenal siapa kita dan tidak   berkeberatan menerima diri apa adanya. Mengasihi diri hanya dapat   muncul apabila kita sudah memiliki konsep yang jelas dan tepat akan   siapa kita serta memandang diri dengan "kacamata" yang positif.   Mengasihi diri berarti mengutamakan kepentingan dan kebutuhan diri;   dengan kata lain, menganggap diri cukup berharga untuk diperhatikan   dan dipenuhi kebutuhannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Butir kedua dan ketiga harus berdampingan; apabila tidak, timbullah   masalah yang serius dalam pernikahan. Seseorang yang hanya   mengutamakan kebutuhan orang lain tanpa menghiraukan kebutuhannya   sendiri mungkin sekali adalah seseorang yang belum memiliki   kepribadian yang mantap. Sebaliknya, seseorang yang mengutamakan   kepentingannya belaka ialah seseorang yang egois dan serakah.   Keseimbangan antara mengutamakan orang lain dan mengutamakan diri   sendiri memang harus dijaga dengan hati-hati. Namun, yang jelas   orang yang dapat menghargai dirinya barulah bisa menjadi orang yang   menghargai orang lain. Tanpa penghargaan diri, penghargaan kita   terhadap orang lain merupakan kewajiban semata-mata atau keluar dari   rasa kurang aman.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pada awal pernikahan kami, Santy dan saya juga terjebak dalam   perangkap "hanya mengutamakan kebutuhan yang lain". Ternyata sikap   seperti ini tidak dapat bertahan lama, karena kebutuhan dan   kepentingan kami masing-masing tidak bisa dikesampingkan terus   menerus. Sampai pada suatu titik, kami harus lebih vokal menyuarakan   apa yang menjadi kebutuhan kami. Setelah itu kami pun harus dan baru   bisa belajar memenuhi kebutuhan satu sama lain secara lebih terarah.   Apabila kita tidak mengkomunikasikan kebutuhan kita dengan jelas,   bagaimana mungkin pasangan kita memenuhinya dengan tepat pula?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ketiga butir ini sesungguhnya merupakan penguraian dari perintah   agung Tuhan kita,      &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan      segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum      yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang      sama dengan itu ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti      dirimu sendiri."&lt;br /&gt;(&lt;sweb&gt;Matius 22:37-39&lt;/sweb&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(51, 102, 255);font-size:85%;" &gt;   Singkat kata, nikahilah seseorang yang hidup dalam perintah dan   firman Tuhan yang agung ini. Barulah setelah itu kita dapat   menikmati pernikahan yang agung.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2847942571622206469-2623275045404454388?l=janstarclock.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://janstarclock.blogspot.com/feeds/2623275045404454388/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://janstarclock.blogspot.com/2009/03/bagi-yang-sedang-berpacaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2847942571622206469/posts/default/2623275045404454388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2847942571622206469/posts/default/2623275045404454388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://janstarclock.blogspot.com/2009/03/bagi-yang-sedang-berpacaran.html' title='Bagi yang Sedang Berpacaran'/><author><name>StarClock</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11205527809656960967</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_1QGM7j0z_dk/Sb3glRNwLsI/AAAAAAAAAAc/c0qShZp2UKE/S220/jantie.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2847942571622206469.post-1540354120796835121</id><published>2009-03-16T20:25:00.000-07:00</published><updated>2009-03-16T20:30:22.427-07:00</updated><title type='text'>Pengen Bener-Bener Mencintai?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1QGM7j0z_dk/Sb8ZIBVi-HI/AAAAAAAAABU/4WCUu8WmfTw/s1600-h/IMG_0299.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 202px; height: 151px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1QGM7j0z_dk/Sb8ZIBVi-HI/AAAAAAAAABU/4WCUu8WmfTw/s320/IMG_0299.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5313993710908930162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255); font-weight: bold;"&gt;Pengen Bener-Bener Mencintai? Yakin loe&lt;/span&gt;?&lt;/span&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Janti/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-1.jpg" alt="" /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Janti/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pengen bener-bener mencintai orang lain?&lt;br /&gt;Wah, nggak gampang tuh. Baca dulu yang ini&lt;br /&gt;deh!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;1. Kasih itu sabar&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Orang-orang di sekitar kita kadang nggak selalu&lt;br /&gt;ngelakuin apa yang kita mau mereka buat.&lt;br /&gt;Di sinilah loe bisa berlatih untuk ngerjain suatu&lt;br /&gt;bagian dari kasih, yaitu sabar. Semua hal terjadi&lt;br /&gt;dengan satu alasan. Dan itu artinya, hal-hal&lt;br /&gt;menyebalkan yang terjadi di sekitar loe juga&lt;br /&gt;terjadi untuk alasan tertentu. Coba sabar deh.&lt;br /&gt;Karena dengan itu loe bisa jauh lebih&lt;br /&gt;menikmati hidup dan tahu apa itu cinta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;2. Kasih itu murah hati&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Setiap hari, loe bisa memilih untuk jadi orang&lt;br /&gt;yang baik dan murah hati. Caranya, buka mata&lt;br /&gt;loe setiap pagi sambil bertanya: &lt;strong&gt;&lt;em&gt;“Bagaimana&lt;br /&gt;gue bisa menjadi berkat buat orang lain hari&lt;br /&gt;ini?”&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;. Walau itu hanya berupa sapaan ramah,&lt;br /&gt;gerak gerik yang menyenangkan, membantu&lt;br /&gt;orang yang lagi membutuhkan, atau apapun&lt;br /&gt;yang membuat loe menjadi orang yang murah&lt;br /&gt;hati. Jika loe lakuin, loe bisa merasa lebih&lt;br /&gt;bahagia dan ngerti cara mencintai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;3. Kasih itu nggak cemburu&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Di atas langit selalu masih ada langit. Karena&lt;br /&gt;itu, jangan sirik! Selalu mengucap syukur dalam&lt;br /&gt;segala keadaan. Kecemburuan bakal meracuni&lt;br /&gt;hati dan perilaku loe dan sanggup&lt;br /&gt;menghancurkan hubungan yang sangat baik&lt;br /&gt;sekalipun. Daripada sirik, lebih baik belajar dari&lt;br /&gt;orang yang “lebih” tersebut. Dengan begitu loe&lt;br /&gt;bisa menjadi a better person setiap hari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;4. Kasih itu nggak sombong&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Buang selalu keinginan loe untuk&lt;br /&gt;menyombongkan diri. Itu akan membuat loe&lt;br /&gt;merasa lebih dari orang lain dan itu sama&lt;br /&gt;sekali bukan ekspresi cinta/kasih sayang.&lt;br /&gt;Sebaliknya, praktekin kerendahan hati. Itulah&lt;br /&gt;cinta yang sesungguhnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;5. Kasih itu nggak pemarah&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kita semua memang pernah marah. Tapi&lt;br /&gt;jangan jadi pemarah! Lain kali kalo lagi pengen&lt;br /&gt;marah banget, ambil nafas panjang dan&lt;br /&gt;bertanya “apa ada respon yang lebih baik dan&lt;br /&gt;ramah untuk situasi ini?”. Pertimbangkan&lt;br /&gt;bagaimana reaksi loe nantinya akan&lt;br /&gt;berpengaruh pada orang lain. Dengan menjadi&lt;br /&gt;orang yang lembut dan nggak pemarah, loe&lt;br /&gt;bakal makin tahu gimana mencintai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;6. Kasih nggak menyimpan kesalahan orang&lt;br /&gt;lain&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pernah nggak loe ketemu ama orang yang&lt;br /&gt;menyimpan dan ingat setiap kesalahan yang&lt;br /&gt;loe buat sama dia? Pasti nyebelin banget.&lt;br /&gt;Hidup bakal jauh lebih ringan, tenang, damai,&lt;br /&gt;dan indah kalo loe nggak nyimpen salahnya&lt;br /&gt;orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;7. Kasih bersukacita karena kebenaran&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Manusia jaman sekarang banyak yang nggak&lt;br /&gt;suka kebenaran dan kejujuran. Jika ada yang&lt;br /&gt;salah, kadang orang-orang bersikap pura-pura&lt;br /&gt;nggak tahu. Banyak orang yang bahkan milih&lt;br /&gt;untuk hidup dalam kebohongan ketimbang&lt;br /&gt;kebenaran. Tapi salah satu jurus cinta yang&lt;br /&gt;bisa loe kuasai ialah ‘nggak hidup dalam&lt;br /&gt;kebohongan’. Dengan selalu jadi orang&lt;br /&gt;yang jujur, loe akan menjadi orang bebas,&lt;br /&gt;yang mudah dipercaya, dan tahu apa itu cinta&lt;br /&gt;dan mencitai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gimana nih, mau nggak ambil tantangan untuk&lt;br /&gt;jadi orang yang bisa mencintai dengan 7&lt;br /&gt;prinsip kasih? Coba dilakuin mulai minggu ini!&lt;br /&gt;Abis itu rasain deh kalo hidup ini memang indah&lt;br /&gt;banget kalo kita tahu apa itu cinta dan&lt;br /&gt;mencintai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://rini_adis.blogs.friendster.com/.shared/image.html?/photos/uncategorized/iluvyou.gif"&gt;&lt;img alt="Iluvyou" src="http://rini_adis.blogs.friendster.com/my_blog/images/iluvyou.gif" width="100" border="0" height="68" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2847942571622206469-1540354120796835121?l=janstarclock.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://janstarclock.blogspot.com/feeds/1540354120796835121/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://janstarclock.blogspot.com/2009/03/pengen-bener-bener-mencintai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2847942571622206469/posts/default/1540354120796835121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2847942571622206469/posts/default/1540354120796835121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://janstarclock.blogspot.com/2009/03/pengen-bener-bener-mencintai.html' title='Pengen Bener-Bener Mencintai?'/><author><name>StarClock</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11205527809656960967</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_1QGM7j0z_dk/Sb3glRNwLsI/AAAAAAAAAAc/c0qShZp2UKE/S220/jantie.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1QGM7j0z_dk/Sb8ZIBVi-HI/AAAAAAAAABU/4WCUu8WmfTw/s72-c/IMG_0299.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2847942571622206469.post-5466142972264506448</id><published>2009-03-16T20:15:00.000-07:00</published><updated>2009-03-16T20:21:00.167-07:00</updated><title type='text'>Belahan Jiwa, Jodoh ataukah Teman Hidup…?</title><content type='html'>&lt;!-- end header --&gt;        &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://rini-adis.blog.friendster.com/2006/03/belahan-jiwa-jodoh-ataukah-teman-hidup/" rel="bookmark"&gt;Belahan Jiwa, Jodoh ataukah Teman Hidup…?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div id="main"&gt;&lt;div id="content"&gt;&lt;div class="post"&gt;  &lt;div class="meta"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Filed under: &lt;a href="http://rini-adis.blog.friendster.com/category/love/" title="View all posts in LOVE" rel="category tag"&gt;LOVE&lt;/a&gt; — jantiaman-adis at 8:34 am on Thrusday, March 17, 2009  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;    &lt;div class="storycontent"&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dari diskusi dengan beberapa orang temen.. Aku jadi sempat bertanya pada diriku… Apa sih yang sebenarnya kita (4 this case "aku" :p) cari dalam hidup ini?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Apakah aku tetap akan keukeuh mencari "BELAHAN JIWAKU" seperti yang pernah aku bilang di tulisan2 yang kutulis di BLOG ku yang kemarin? Kalo ya.. sampe kapan..? Apakah ada tanda-tanda tertentu bahwa ia adalah bener2 belahan jiwaku?? Bagaimana aku bisa yakin ngga akan salah orang?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ketika memang aku menemukan Belahan JIwa… apakah dia akan menjadi jodoh aku…? Bagaimana pula aku bisa yakin dia jodoh aku…?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Apakah jodoh aku itu bener2 orang yang nantinya aku nikahi? Bagaimana aku bisa yakin itu adalah dia..? Bukan mantan-mantanku? ato bukan orang yang aku bahkan belum kenal sebelumnya???&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Seandainya pun.. orang yang sudah menikah akhirnya benar2 berjodoh? Berapa lama mereka akan bertahan? Bagaimana dengan mereka yang telah menikah dan bercerai? Apa bedanya dengan orang yang pacaran.. putus.. lalu bilang bahwa alasan mereka putus (salah satunya) adalah "mereka belum berjodoh" ???? Jadi.. orang yang menikah belum tentu berjodoh ya..?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;SO… Sekarang pertanyaannya adalah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;APAKAH ADA MANUSIA YANG BENER2 YAKIN BAHWA ORANG YANG ADA DI SAMPINGNYA SEKARANG MEMANG BENER2 JODOHNYA???&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Apa yang harus kita lakukan sekarang..? Apakah sebaiknya kita mulai berpikir untuk merubah doa…?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;mengutip dari blog tetangga… &lt;strong&gt;&lt;em&gt;"dulu aku berdoa untuk dapat hidup dengan orang yang aku cintai.. namun sekarang.. &lt;span style="color: rgb(0, 0, 204);"&gt;kurubah doaku &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;agar aku dapat mencintai orang2 yang hidup bersamaku…"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Doa yang bagus.. punya makna yang dalam… &lt;img src="http://rini-adis.blog.friendster.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt=":D" class="wp-smiley" /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tapi, aku punya pendapat sendiri… Jodoh, rejeki dan mati ada di tangan Allah.. Ngga pernah ada yang tahu "semua rahasia itu". Manusia hanya bisa ‘pasrah’ dan tak lupa untuk tetap berdoa dan berusaha… ")&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Daripada berpikir tiada henti &lt;em&gt;apakah selama ini kita telah benar2 mendapatkan jodoh kita.. ataukah hubungan ini hanya bersifat sementara? hingga kita hanya menunggu waktu kapan hubungan ini akan berakhir..? Memulai untuk mencari orang baru.. mengenal dari awal.. mulai lagi PDKT.. mulai lagi belajar mengenal sifat dan karakternya.. Hmmm.. sampai kapannnn??? :p&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mungkin aku tak lagi seperti dulu.. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Untuk saat ini, aku mungkin tidak ingin berpikir untuk mengejar dan berusaha mendapatkan BELAHAN JIWAKU (lagi)… Doaku pun kini hanya sederhana.. "Semoga aku bisa menemukan TEMAN HIDUP-ku.. seseorang yang akan ada untukku.. (semoga akupun bisa ada untuknya), saling mengisi.. hidup bersamaku.. menemani hari2ku.. berbagi bersama.. dan membuatku merasa nyaman.."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;YUP.. TEMAN HIDUP… Rasanya lebih masuk akal daripada mencari belahan jiwa.. (yang aku bahkan tidak tahu alat ukurnya!!! ;p) atau JODOH… &lt;img src="http://rini-adis.blog.friendster.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt=":D" class="wp-smiley" /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bagaimana denganmu..?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2847942571622206469-5466142972264506448?l=janstarclock.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://janstarclock.blogspot.com/feeds/5466142972264506448/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://janstarclock.blogspot.com/2009/03/belahan-jiwa-jodoh-ataukah-teman-hidup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2847942571622206469/posts/default/5466142972264506448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2847942571622206469/posts/default/5466142972264506448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://janstarclock.blogspot.com/2009/03/belahan-jiwa-jodoh-ataukah-teman-hidup.html' title='Belahan Jiwa, Jodoh ataukah Teman Hidup…?'/><author><name>StarClock</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11205527809656960967</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_1QGM7j0z_dk/Sb3glRNwLsI/AAAAAAAAAAc/c0qShZp2UKE/S220/jantie.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2847942571622206469.post-7102909442731289395</id><published>2009-03-16T20:12:00.000-07:00</published><updated>2009-03-16T20:13:34.644-07:00</updated><title type='text'>Pernikahan (Membawa Teman hidup Kepada Kritus)</title><content type='html'>&lt;center style="color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span id="t2"&gt;Pernikahan (Membawa Teman hidup Kepada Kritus)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;   &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;Strategi Bimbingan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;ol style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ucapkan selamat atas keinginannya menyaksikan pengalaman hidup terindah     dalam Injil, kepada kekasih hidupnya. Hendaknya dia berhati-hati atas     peringatan yang diberikan di atas.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Nasihatkan orang yang anda layani untuk tidak bertindak seolah-olah     Allah. Dia tidak dapat memaksa teman hidupnya untuk menerima Kristus,     juga tidak berusaha bertindak sendiri ganti tindakan teman hidupnya.     Orang yang berusaha mengatur semua hal dengan kekuatannya sendiri, akan     menghadapi banyak malapetaka.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Nasihatkan dia untuk tidak bersitegang atau menghakimi, tetapi bersikap     rendah hati. Sikap sangat menentukan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Anjurkan orang Kristen tersebut untuk mendewasakan kerohaniannya     melalui pembacaan dan penelaahan Firman Tuhan, belajar berdoa dan     mempraktekkannya dengan setia. Doa sangat besar nilainya. Serahkan     teman hidup pada Tuhan dan dalam iman, mohonkan pertobatannya. Malah     lebih bijaksana untuk tidak mendoakan secara terbuka. Percayailah     Allah.  Dia memiliki cara bekerja yang ajaib.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Teladan berpengaruh besar! Izinkan teman hidupnya melihat Yesus dalam     sikap dan tindakannya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Biarkan kasihnya meluap. Kasih sejati tak dapat ditiru. Paulus berkata:  "Kasih itu sabar: kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak  memegahkan diri dan tidak sombong. Kasih tidak berkesudahan."  (&lt;sweb&gt;1Kor 13:4,8&lt;/sweb&gt;). Berusahalah untuk menyatakan bahwa "kasih Allah  telah dicurahkan dalam hati kita . . . " (&lt;sweb&gt;Rom 5:5&lt;/sweb&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jangan berusaha memaksa dengan adu argumentasi atau mengkhotbahi.     Tindakan ini justru akan menghasilkan perlawanan yang lebih dalam.     Metode yang dianjurkan Paulus, ialah hidup bersama dalam damai. Lihat     &lt;sweb&gt;1Kor 7:12-15&lt;/sweb&gt;.   &lt;/span&gt;&lt;center&gt;&lt;/center&gt;  &lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;"Rasul Petrus mengungkapkan sesuatu tentang masalah ini. Dia berkata: 'Hai  isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, supaya jika ada di antara mereka  yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan  oleh kelakuan istrinya.' (&lt;sweb&gt;1Pet 3:1&lt;/sweb&gt;). Ini bukan tugas yang mudah,  tetapi itu adalah tanggung jawab anda, bukan suami anda. Anda harus  menghayati suatu kehidupan yang akan menantang teman hidup anda mengambil  keputusannya sendiri. Ini tidak dapat dilakukan dengan memarahi atau  mengkhotbahi, tetapi dengan menunjukkan sikap lembut dan penaklukan diri  yang sebelumnya tidak pernah dilihatnya. Entah yang Kristen sang suami  atau sang istri, sebagai seorang Kristen dia harus selalu siap menerima  cemoohan atau perlakuan salah terhadap imannya. Ingatlah ini baik-baik:  Tak seorang pun yang berada dalam posisi lebih baik untuk memenangkan  seseorang pada Kristus, kecuali teman hidupnya sendiri."&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;  &lt;center&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;_Selesai&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jangan memaksa teman hidup untuk ke gereja atau menghadiri kebaktian     Kristen tertentu, kecuali dia sudah menunjukkan kecenderungan untuk     melakukannya. Sebagai gantinya, perkenalkan dia pada sahabat-sahabat     Kristen dan acara sosial di rumah tangga Kristen lainnya. Teman     hidupnya kelak akan melihat perbedaan dalam kehidupan pasangannya.     Kesempatan untuk bersaksi, kelak akan datang.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Berdoalah dengannya, memohon pengertian, hikmat dan kesabaran untuk     menunggu saat yang tepat, dan melakukan semua petunjuk di atas.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;   &lt;center&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span id="t2"&gt;Pernikahan (Membawa Teman Hidup Kepada Kristus)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;  Latar Belakang&lt;br /&gt;Strategi Bimbingan&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ayat Alkitab&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;      &lt;p style="color: rgb(102, 102, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Demikian juga kamu, hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, supaya  jika ada di antara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa  perkataan dimenangkan oleh kelakuan istrinya, jika mereka melihat,  bagaimana murni dan salehnya hidup istri mereka itu. Perhiasanmu janganlah  secara lahiriah, yaitu dengan mengepang ngepang rambut, memakai perhiasan  emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah, tetapi perhiasanmu  ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa  yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga  di mata Allah." (&lt;sweb&gt;1Pet 3:14&lt;/sweb&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="color: rgb(102, 102, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia  memintakannya kepada Allah, -- yang memberikan kepada semua orang dengan  murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit --, maka hal itu akan  diberikan kepadanya." (&lt;sweb&gt;Yak 1:5&lt;/sweb&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="color: rgb(102, 102, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya  pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik,  tidak memihak dan tidak munafik." (&lt;sweb&gt;Yak 3:17&lt;/sweb&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="color: rgb(102, 102, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah  dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan  ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan  memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus."  (&lt;sweb&gt;Fili 4:6,7&lt;/sweb&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2847942571622206469-7102909442731289395?l=janstarclock.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://janstarclock.blogspot.com/feeds/7102909442731289395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://janstarclock.blogspot.com/2009/03/pernikahan-membawa-teman-hidup-kepada.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2847942571622206469/posts/default/7102909442731289395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2847942571622206469/posts/default/7102909442731289395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://janstarclock.blogspot.com/2009/03/pernikahan-membawa-teman-hidup-kepada.html' title='Pernikahan (Membawa Teman hidup Kepada Kritus)'/><author><name>StarClock</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11205527809656960967</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_1QGM7j0z_dk/Sb3glRNwLsI/AAAAAAAAAAc/c0qShZp2UKE/S220/jantie.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2847942571622206469.post-2063950405688131738</id><published>2009-03-16T19:50:00.000-07:00</published><updated>2009-03-16T20:05:50.328-07:00</updated><title type='text'>Teman Hidup Lagi ???</title><content type='html'>&lt;div class="post"&gt;    &lt;h2 id="post-4"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://tryphenaforjc.blog.friendster.com/2006/09/teman-hidup/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Teman Hidup??"&gt;Teman Hidup??&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;   &lt;div class="entrytext"&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 204);"&gt;Hwaaa…akhirnya bisa bikin blog sendiri neh…emang c..bingung mw tulis apaan. Tp pengen coba-coba akh…hehe &lt;img src="http://tryphenaforjc.blog.friendster.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":)" class="wp-smiley" /&gt;&lt;br /&gt;Kalo ngomongin tentang teman hidup…wah..banyak yang aku pengenin. Aku pernah baca di warta jemaat tanggal berapa aku lupa. Tapi tu tentang teman hidup. ngebacanya aja aku sampai berbinar-binar..bener-bener pengen punya temen idup yang kayak gitu..Menurut temen-temen, temen idup tu yang kayak apaan seh??&lt;br /&gt;tapi menurutku tu bener-bener sesuatu yang sangat berharga dan ga boleh salah pilih. Coz kata kakak FA-ku, hidup manusia kan paling-paling cuma 70 tahunan aja. emang c bisa lebih. tapi ya sekitar gitulah..trus cewe itu biasanya menikah di umur 25-an. tu sekitar 1/3 dari umur manusia kan?nah…bayangin aja kalo kita salah pilih, masa kita mo ngehabisin 2/3 hidup kita ama orang yang ga bisa bikin kita bahagia, sengsara…ih…pasti gak ada yang mau gitu kan??!!&lt;br /&gt;oyah… sekarang balik lagi ke warta jemaat gereja-ku yaa..di warta itu ada artikel tentang seorang wanita yang berdoa ama Tuhan biar dikasih teman hidup yang dia pengenin. Gini neh..wanita ini berdoa untuk teman hidup yang …&lt;br /&gt;1. mencintai Tuhan lebih dari segala sesuatu&lt;br /&gt;2. meletakkan wanita ini pada posisi kedua di hatinya&lt;br /&gt;3. hidup bukan hanya untuk dirinya sendiri tapi hidup untuk Tuhan&lt;br /&gt;4. mempunyai hati yang mencintai Tuhan dan haus akan Tuhan&lt;br /&gt;5. mengerti bagi siapa dan untuk apa dia hidup sehingga hidupnya tidak sia-sia&lt;br /&gt;6. memiliki hati yang bijak, bukan hanya otak yang cerdas&lt;br /&gt;7. tidak hanya mencintai wanita ini tetapi juga menghormati dia&lt;br /&gt;8. tidak hanya memuja tetapi dapat menasehati ketika wanita ini berbuat salah&lt;br /&gt;9. mencintai bukan karena kecantikan tetapi karena hati wanita ini&lt;br /&gt;10. menjadi sahabat terbaik wanita ini dalam tiap waktu dan situasi&lt;br /&gt;11. membuatnya merasa sebagai seorang wanita ketika berada di sebelahnya&lt;br /&gt;12. membutuhkan dukungan wanita ini sebagai peneguhnya&lt;br /&gt;13. membutuhkan senyuman wanita ini untuk mengatasi kesedihannya&lt;br /&gt;14. membutuhkan doa wanita ini untuk kehidupannya&lt;br /&gt;15. membutuhkan wanita ini untuk membuat hidupnya sempurna di mata Tuhan&lt;br /&gt;waah..pengen banget tuh dapet cowo yang kayak gitu..hehe..trus waktu FA kemaren juga dapet khotbah dari Pdt. Gilbert Lumoindong..tapi ngedengerinnya di vcd.hehe&lt;br /&gt;Khotbah tu jg tentang pasangan hidup yang PASTI bukan dari Tuhan..Yang pasti tu.. pasangan hidup yang :&lt;br /&gt;1. menyengsarakan&lt;br /&gt;2. menjatuhkan/menghancurkan&lt;br /&gt;3. tidak seiman&lt;br /&gt;4. kekanak-kanakan&lt;br /&gt;5. tidak bertanggung jawab&lt;br /&gt;6. dipaksakan&lt;br /&gt;yaah..gitulah.pasti temen-temen semua tau kan?? Nahhh…jadi yang belum punya calon teman hidup ato pacar..doain lah dari sekarang..trus yang dah punya pacar, kenali dia lebih dekat..kalo emang seperti 6 ciri teman hidup yang bukan dari Tuhan, mending dipikir2 lagi yah..OK?!&lt;br /&gt;semoga jadi berkat…!!&lt;br /&gt;GOD bless u…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;            &lt;p class="postmetadata alt"&gt;      &lt;span style="font-size:85%;"&gt;       &lt;br /&gt;                      &lt;/span&gt;     &lt;/p&gt;      &lt;/div&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2847942571622206469-2063950405688131738?l=janstarclock.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://janstarclock.blogspot.com/feeds/2063950405688131738/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://janstarclock.blogspot.com/2009/03/teman-hidup-yang-di-perkenankan-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2847942571622206469/posts/default/2063950405688131738'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2847942571622206469/posts/default/2063950405688131738'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://janstarclock.blogspot.com/2009/03/teman-hidup-yang-di-perkenankan-allah.html' title='Teman Hidup Lagi ???'/><author><name>StarClock</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11205527809656960967</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_1QGM7j0z_dk/Sb3glRNwLsI/AAAAAAAAAAc/c0qShZp2UKE/S220/jantie.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2847942571622206469.post-2259503493833963381</id><published>2009-03-15T22:43:00.000-07:00</published><updated>2009-03-15T22:47:46.258-07:00</updated><title type='text'>Puisi - Puisi</title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;a href="http://puney.blog.friendster.com/2008/02/i-pray/" rel="bookmark" title="Permanent Link to I pray . . ."&gt;I pray . . .&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;     &lt;small&gt;&lt;/small&gt;      &lt;div class="entry"&gt;      &lt;p style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 1em;"&gt;Tuhan Yesus&lt;br /&gt;Saat aku MENYUKAI seorang TEMAN&lt;br /&gt;Ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah AKHIR&lt;br /&gt;Sehingga aku tetap bersama YANG TAK PERNAH BERAKHIR &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold;"&gt;Tuhan Yesus&lt;br /&gt;Ketika aku MERINDUKAN seorang KEKASIH&lt;br /&gt;RINDUkanlah aku kepada dia yang RINDU CINTA SEJATIMU&lt;br /&gt;Agar keRINDUanku terhadap-Mu semakin BERTAMBAH &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tuhan Yesus&lt;br /&gt;Jika aku hendak MENCINTAI seseorang&lt;br /&gt;Temukanlah aku dengan orang yang MENCINTAIMU&lt;br /&gt;Agar bertambah KUAT CINTAKU padaMU &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;Tuhan Yesus&lt;br /&gt;Ketika aku sedang JATUH CINTA&lt;br /&gt;Jagalah CINTA itu&lt;br /&gt;Agar tidak meLEBIHi cintaku PADAMU &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Tuhan Yesus&lt;br /&gt;Ketika aku berucap AKU JUGA CINTA PADAMU&lt;br /&gt;Biarlah kukatakan kepada yang HATINYA TERPAUT padaMU&lt;br /&gt;Agar aku TAK JATUH dalam CINTA yang bukan KARENAMU &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 0, 0);"&gt;Tuhan Yesus&lt;br /&gt;Ketika aku berirkrar AKU AKAN SETIA sampai maut memisahkan Biarlah kuNYATAkan kepada dia yang MENGGENAPKAN visiMu atas hidupku &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 1em;"&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 1em;"&gt;Amin… =)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;&lt;a href="http://puney.blog.friendster.com/2007/07/iduh/" rel="bookmark" title="Permanent Link to iDuh…"&gt;iDuh…&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;     &lt;small&gt;&lt;/small&gt;      &lt;div style="color: rgb(204, 51, 204);" class="entry"&gt;      &lt;p&gt;saat ku sendiri, &lt;/p&gt; &lt;p&gt;tiada seorangpun yang memperhatikanku seperti KAU TUHAN..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;saat ku berjalan dalam lembah kelam&lt;/p&gt; &lt;p&gt;ku percaya KAU selalu sertaku&lt;/p&gt; &lt;p&gt;tangan kuat yang memegangku, s’lalu menuntunku&lt;/p&gt; &lt;p&gt;ku tak mau jalan sendiri..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;YESUS ku perlu kasih MU, ku perlu kuasa MU&lt;/p&gt; &lt;p&gt;sampai akhir hidupku….&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;sniff.. sniff… YOU’re my awesome GOD.. 4ever ‘n never be changed…&lt;/p&gt;     &lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 1em;"&gt;&lt;p style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 1em;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 1em;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;&lt;a href="http://puney.blog.friendster.com/2007/07/better-future/" rel="bookmark" title="Permanent Link to better future… :)"&gt;better future… :)&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;     &lt;small&gt;&lt;/small&gt;      &lt;div class="entry"&gt;      &lt;p&gt;&lt;span class="style16"&gt;&lt;span style="font-size: 0.8em;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Minggu lalu aku membuang KEKUATIRAN &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sudah usang &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Dan menghalangiku menjadi diri sendiri &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Dan membuatku tak berbuat sesuai jalan Tuhan&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Aku membuang KEPUTUS ASAAN;&lt;br /&gt;Mereka hanya menyesakkanku saja.&lt;br /&gt;Memberikan tempat untuk PERTUMBUHAN,&lt;br /&gt;Menyingkirkan mimpi usang dan keraguan &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Aku membuang buku tentang MASA LALU&lt;br /&gt;(pun tidak sempat membacanya)&lt;br /&gt;Menggantinya dengan CITA-CITA BARU,&lt;br /&gt;Mulai membacanya hari ini. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Aku menyingkirkan kebencian dan kenangan buruk,&lt;br /&gt;(ingat bagaimana aku begitu apik menyimpannya?)&lt;br /&gt;Aku juga memilih FILOSOFI BARU,&lt;br /&gt;yang lama sudah aku buang. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(153, 102, 51);"&gt;Membeli beberapa buku baru juga.&lt;br /&gt;Judulnya AKU MAMPU, AKU MAU dan AKU HARUS&lt;br /&gt;Membuang AKU MUNGKIN, AKU PIKIR dan AKU INGIN.&lt;br /&gt;Wow, debunya banyak. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(153, 102, 51);"&gt;Aku juga mendatangi KAWAN LAMA,&lt;br /&gt;Sudah lama tidak menjumpainya&lt;br /&gt;Aku rasa namanya TUHAN &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Ya, aku sungguh menyukai gayaNya&lt;br /&gt;Dia menolongku dalam pembersihan ini&lt;br /&gt;Dan menambahkan beberapa benda&lt;br /&gt;Seperti DOA, HARAPAN dan IMAN &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Ya, kuletakkan mereka semua di rak.&lt;br /&gt;Aku mengambil benda special ini&lt;br /&gt;Dan meletakkannya di depan pintu&lt;br /&gt;AKU MENEMUKANNYA - namanya KEDAMAIAN&lt;br /&gt;Tidak ada yang dapat membuatku kecewa lagi. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 255, 153);"&gt;Ya, rumahku sudah terlihat nyaman.&lt;br /&gt;Terlihat indah sekelilingnya.&lt;br /&gt;Sudah tidak ada lagi tempat&lt;br /&gt;Untuk KEKUATIRAN dan MASALAH&lt;br /&gt;Sangatlah baik membersihkan rumah&lt;br /&gt;Membuang barang-barang usang dari rak&lt;br /&gt;Sekarang semuanya bersinar cemerlang &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 255, 153);"&gt;&lt;span class="style16"&gt;&lt;span style="font-size: 0.8em;"&gt;Amin…. &lt;img src="file:///D:/internet%20cuy/TEman%20Hidup_files/icon_smile.gif" alt=":)" class="wp-smiley" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 1em;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2847942571622206469-2259503493833963381?l=janstarclock.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://janstarclock.blogspot.com/feeds/2259503493833963381/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://janstarclock.blogspot.com/2009/03/puisi-puisi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2847942571622206469/posts/default/2259503493833963381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2847942571622206469/posts/default/2259503493833963381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://janstarclock.blogspot.com/2009/03/puisi-puisi.html' title='Puisi - Puisi'/><author><name>StarClock</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11205527809656960967</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_1QGM7j0z_dk/Sb3glRNwLsI/AAAAAAAAAAc/c0qShZp2UKE/S220/jantie.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2847942571622206469.post-3902970775195534866</id><published>2009-03-15T22:25:00.000-07:00</published><updated>2009-03-15T22:28:28.196-07:00</updated><title type='text'>Mencari Teman Hidup</title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;a href="http://puney.blog.friendster.com/2008/02/teman-hidup-yang-diperkenan-tuhan/" rel="bookmark" title="Permanent Link to Teman Hidup yang Diperkenan Tuhan :)"&gt;Teman Hidup yang Diperkenan Tuhan :)&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;     &lt;small&gt;February 1st, 2008  by puney&lt;/small&gt;            &lt;p&gt;&lt;span class="postbody"&gt;&lt;span style="font-size: 0.8em;"&gt;&lt;strong&gt;"Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?" &lt;/strong&gt;(2 Korintus 6:14) .Seiring dengan bertambahnya usia, kebutuhan emosional manusia semakin bertambah. Ketika seseorang memasuki usia remaja, ia mulai mendambakan kasih yang lain selain dari orangtuanya. Oleh karena itu ketertarikan kepada lawan jenis adalah hal yang wajar. Berbicara tentang teman hidup bukan hanya menarik dan penting, tetapi kadang rumit. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika kita mendefinisikan teman hidup sekadar teman ke pesta, makan, antar jemput atau diskusi; maka hal ini tidaklah terlalu penting dan perlu dipikirkan masak-masak. Cukup suka sama suka dan dipertahankan selagi masih mau. Namun tidak demikian bila kita berbicara tentang seseorang yang kelak akan menjadi suami atau istri kita. Hal ini akan menjadi masalah yang penting, bahkan sangat penting. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pernikahan adalah keputusan yang sangat penting sebab menyangkut seluruh kehidupan kita secara permanen&lt;/strong&gt;. Karena kita tidak dapat bercerai setelah mengucapkan janji pernikahan di depan altar saat menikah, maka setiap orang Kristen harus menyelidiki dengan seksama apa yang Allah katakan tentang hal ini dalam Firman-Nya. Berpacaran merupakan masa yang penting untuk salin mengenal antar sepasang kekasih. Untuk saling mengenal, selain membutuhkan waktu juga kehati-hatian. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Sebelum mulai berpacaran ada Beberapa hal yang harus kita gumulkan atau perhatikan sebagai persiapan, yakni:&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;[1] Kita harus mengetahui dan menentukan apa yang penting dan berharga bagi hidup kita.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Yang terutama tentu saja Kristus. Selain itu ada hal-hal lain yang kita anggap penting yang berbeda antara satu orang dengan orang lain yang menentukan arah hidup orang tersebut. Hal-hal berharga tersebut misalnya: pendidikan tinggi, karir, sahabat, keluarga, gereja, persekutuan, kebersamaan, komputer, buku, dll. Hal ini penting tatkala kita akan memilih pribadi yang bakal menjadi pendamping kita. Memang ini bukan harga mati yang tidak mungkin berubah, tetapi hal ini akan menolong kita dalam memilih teman hidup yang searah dengan perjalanan yang kita rindukan, mau mendukung, atau menolong kita menemukan arah baru yang lebih tajam dan sesuai dengan jatidiri kita. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;[2] Gumulkan dan doakan apakah kita perlu dan ingin melalui perjalanan hidup kita seorang diri atau bersama dengan orang lain.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya, manakah panggilanku: menikah atau membujang. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;[3] Kita adalah umat yang dipanggil untuk melayani dan melaksanakan kehendak Allah, bukan diri dan perasaan kita sendiri.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga dalam mencari teman hidup. Berhati-hatilah dengan lagu-lagu pop, novel-novel, film dan figur cinta yang ditawarkan dunia. Ada yang membangun, meneguhkan, dan membawa pada landasan berpikir yang benar; tetapi tidak sedikit yang menghancurkan, melayani perasaan belaka, dan berdasarkan pola pikir duniawi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;[4] Jika sebelumnya kita pernah berpacaran, janganlah terpaku pada cinta yang dulu.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jangan membanding-bandingkan, katakan "Selamat Datang Realita" untuk hubungan baru yang kita bina, dan biarkan masa lalu mengambil perannya sebagai cerita dan pengalaman. Sekarang, siapa yang akan kita pilih untuk menjadi kekasih kita? Yang kita cari adalah teman hidup, kawan seperjalanan sepanjang dalam meniti kehidupan, bukan pemanis hidup. Pribadi yang tepat, bukan sekadar pribadi yang dapat membuat hidup kita ceria, manis dan indah. Pribadi yang tepat adalah pribadi yang dapat menjadi pendamping dalam menghadapi tantangan hidup dan membawa kita menemukan serta berani melaksanakan kehendak Allah. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Ada beberapa hal yang dapat menolong kita untuk mengetahui apakah "si dia" pilihan Allah atau bukan. &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;(1) Yang terutama adalah: orang Kristen hanya dapat menikah dengan orang Kristen lainnya (2 Korintus 6:14-16).&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Larangan ini diberikan Allah karena Allah mengasihi anak-anak-Nya dan tidak ingin anak-anak-Nya menderita. Menikah untuk menginjili seseorang dan memenangkan jiwanya pada dasarnya merupakan alasan yang dicari-cari. Dalam Alkitab kita tidak pernah diperintahkan untuk memenangkan seseorang dengan cara menikahinya.&lt;br /&gt;Sebaliknya, kita diperintahkan untuk tidak menikahinya (Nehemia 13:26-27; Keluaran 34:16; Ulangan 7:3; 1 Korintus 7:9; 2 Korintus 6:14-15). &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;(2) Karakter atau budi pekerti lebih penting daripada daya tarik fisik.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain, isi lebih penting daripada bungkusnya. Amsal 31:10-31 menunjukkan hal ini. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;(3) Tentukan kepribadian dan karakter orang yang kita harapkan dalam doa dan pergumulan yang sungguh-sungguh.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mencari kehendak Allah dimulai saat kita menentukan hal ini. Mintalah supaya keinginan Allah yang menjadi keinginan kita. Doakan terus menerus. Akan sangat membantu bila kita menuliskan karakter dan kepribadian itu di atas secarik kertas dan menyimpannya di tempat yang mudah kita jangkau setiap kita memerlukannya, misalnya dalam Alkitab. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;(4) Lihatlah beberapa kemungkinan&lt;/strong&gt;, jangan tergesa menentukan pilihan hanya dari pada satu orang. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;(5) Pakailah akal budi yang Allah berikan.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan apakah ia sepadan dengan kita ditinjau dari segi penyerahan dirinya kepada Allah, kedewasaan iman, segi emosional, intelektual, usia, pendidikan, latar belakang keluarga dan visi hidup. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;(6) Adakah kesamaan &lt;/strong&gt;minat, bakat dan sifat sehingga dapat saling mengisi dan mendukung? &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;(7) Mintalah nasihat dari orang-orang Kristen lainnya &lt;/strong&gt;yang memiliki kedewasaan rohani. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu perlu juga diungkapkan di sini bahwa berpacaran bukanlah kesempatan untuk menikmati seks. Kita akan rugi besar karena kenikmatan-kenikmatan sesaat akan mengaburkan mata dan pikiran kita dalam menjatuhkan keputusan pada pilihan yang tepat. Seks memang indah, tetapi porsi seks letaknya setelah kita menikah. Ingat, sesuatu yang indah akan menjadi lebih indah bila pada waktunya. Saat berpacaran bukan sekadar saat menikmati masa muda dengan orang yang kita kasihi. &lt;u&gt;Saat berpacaran adalah saat mempersiapkan masa depan kehidupan kita — masa kehidupan pernikahan kita&lt;/u&gt;. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dasar-dasar kehidupan kita yang akan datang diletakkan saat kita berpacaran. Selain mengenal pribadi yang kelak akan menjadi suami atau istri, kita juga belajar membina hubungan yang positif. Kita belajar setia, saling percaya, berkomunikasi dengan baik, saling menyesuaikan diri, saling mengisi, saling mendukung, saling menghargai, saling mengungkapkan perasaan (marah, sedih, senang, sayang, dsb), dan yang tak kalah pentingnya adalah belajar menumbuhkan cinta. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal ini penting terutama bila "badai" menghantam hubungan yang kita bina. Pada saat seperti ini mungkin pertimbangan-pertimbangan rasional tentang betapa baiknya "si dia" kurang mampu mengikat sepasang kekasih. Hubungan yang bertumbuh dalam cinta yang dapat memelihara ikatan itu. Dalam masa berpacaran kita harus menemukan apakah ia adalah pribadi yang pantas bagi kita atau tidak, apakah hubungan ini imbang dan baik atau tidak. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita juga harus menemukan hal-hal yang tak tergantikan dalam hubungan ini. Hal-hal yang kita inginkan dan kita pilih, yang tidak kita dapati dari orang lain atau hubungan yang lain. Seiring dengan bergulirnya waktu, kita akan mendapatkan jawaban apakah pilihan kita adalah pilihan yang tepat. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diiringi doa sepanjang jalan dan pada setiap langkah dalam hubungan ini, &lt;strong&gt;carilah jawaban pertanyaan ini dengan hati nurani yang jujur:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;* Apakah aku bangga dengan pilihanku?&lt;br /&gt;* Apakah aku bahagia dan memiliki damai sejahtera karena hubungan ini?&lt;br /&gt;* Apakah hubungan ini menjadi berkat bagi aku, dia, kami, dan orang lain? &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika dengan sepenuh hati Anda menjawab "ya," Anda telah menemukan teman hidup yang tepat. Bersyukurlah dan nikmati karunia yang luar biasa ini.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2847942571622206469-3902970775195534866?l=janstarclock.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://janstarclock.blogspot.com/feeds/3902970775195534866/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://janstarclock.blogspot.com/2009/03/mencari-teman-hidup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2847942571622206469/posts/default/3902970775195534866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2847942571622206469/posts/default/3902970775195534866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://janstarclock.blogspot.com/2009/03/mencari-teman-hidup.html' title='Mencari Teman Hidup'/><author><name>StarClock</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11205527809656960967</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_1QGM7j0z_dk/Sb3glRNwLsI/AAAAAAAAAAc/c0qShZp2UKE/S220/jantie.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
